Uncategorized

Tak Bisa Asal Pilih Elementary School Jakarta Ini Tipsnya!

Tak Bisa Asal Pilih Elementary School Jakarta! Ini Tipsnya! Setelah lulus tingkat TK/PAUD, orang tua kembali bertugas memilih sekolah dasar atau elementary school. Khusus di kota besar seperti Jakarta, tawaran elementary school sangat banyak dan beragam. Jika masih bingung, para orang tua bisa memilih berdasarkan hal berikut:

Pembelajaran menyeluruh, bukan akademik semata

Anak yang telah terdidik di jenjang TK/PAUD biasanya sudah lebih mengerti aturan dan mandiri. Sehingga di jenjang selanjutnya, anak dapat mulai mempelajari hal lain, salah satunya hal yang bersifat akademik.

Namun demikian, kecerdasan akademik bukan segalanya. Ada yang disebut kecerdasan majemuk. Seorang siswa dipandang sebagai makluk yang memiliki banyak potensi. Dengan memaksimalkan potensinya, maka seseorang meski bukan jenius bisa sukses menjadi ilmuwan, pemikir, musisi, artis, teknisi, atau apapun yang dia mau.

Belajar bukan lagi melulu soal nilai, tapi juga membentuk karakter manusia yang baik dan pintar. Siswa dididik untuk terampil, mampu bersosialisasi dan peduli dengan lingkungan sekitar. Terlihat klise, namun bukan tidak mungkin ada elementary school Jakarta yang sesuai kriteria ini.

Kenali Karakter Anak

Sangat boleh orang tua punya harapan tertentu pada anaknya. Namun jangan lupa bahwa anak adalah pribadi mandiri. Sehingga setiap keputusan tentang pilihan sekolah sebaiknya melibatkan anaknya juga.

Orang tua bisa menyarankan dengan memperhatikan karakter anak. Misalkan menyarankan sekolah berdasakan ketertarikan anak pada suatu hobi, keaktifan anak secara fisik, kepercayaan dirinya, atau ketertarikannya akan ilmu pengetahuan. Elementary school Jakarta yang baik akan dapat mewadahi semua karakter tersebut dan memberikan lingkungan belajar yang menyenangkan bagi anak. Anak pun pada akhirnya dapat mencari solusi untuk masalah yang dihadapi dalam berbagai urusan baik dari segi IQ dan EQ.

Memiliki Sifat Menerima Dengan Keinginan Anak

Satu hal yang sering orang tua lupa adalah memaksakan keinginannya pada anak. Padahal paksaan terhadap anak tidak akan melahirkan prestasi melainkan tekanan. Penting bagi anak memiliki percaya diri dengan memaksimalkan potensinya di bidang yang dia kuasai. Jangan lupa juga memujinya jika prestasi tersebut berhasil dia dapatkan.

Karena pendidikan sekolah dasar ini cukup lama, yaitu antara 6 sampai 9 tahun, maka demikian tadi tantangan orang tua. Mungkin tidak semua bisa diraih, tapi coba pilihlah sekolah yang dapat menumbuhkan rasa bahagia belajar, percaya diri, kreatifitas dan kepedulian siswanya terhadap lingkungan.

Meski demikian sekolah elementary school Jakarta sebagai wadah belajar bukan satu-satunya yang punya tanggung jawab tersebut. Peran orang tua di rumah sangat penting sebagai partner setara sekolah. Hendaklah kecocokan untuk dapat saling berkomunikasi antara sekolah dan orang tua, atau sebaliknya, dibangun sejak awal anak bersekolah di sana.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*